Mahasiswa PBSI UNESA Peroleh Wawasan Cognitive Load Theory dari Guest Lecture Internasional
MAGETAN, 25 Februari 2026 — Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan guest lecture internasional bertajuk “Transforming Teaching and Learning in the Digital Era: Evidence-Based Innovation for Future Educators.” Kegiatan ini menghadirkan Michael Phillips dari Monash University yang membahas inovasi pembelajaran berbasis riset untuk mempersiapkan calon pendidik menghadapi tantangan era digital.
Sebanyak 20 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) mengikuti kegiatan tersebut sebagai perwakilan. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari penguatan kompetensi akademik mahasiswa, khususnya dalam memahami pendekatan pembelajaran yang efektif, efisien, dan berbasis bukti ilmiah.
Dalam pemaparannya, Prof. Phillips menyoroti Cognitive Load Theory, teori yang menjelaskan bahwa kapasitas memori kerja manusia bersifat terbatas. Ketika peserta didik menerima informasi yang terlalu banyak tanpa struktur yang jelas, beban kognitif meningkat dan proses pemahaman menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, desain pembelajaran harus mempertimbangkan cara kerja kognitif manusia agar informasi dapat diproses secara lebih bermakna.
Salah satu strategi yang diperkenalkan adalah chunking information, yakni teknik mengelompokkan informasi ke dalam unit-unit kecil yang terstruktur. Dalam sesi demonstrasi, peserta diminta mengingat dua daftar kata: daftar pertama disajikan secara acak tanpa kategori, sedangkan daftar kedua berisi kata yang sama tetapi telah dikelompokkan berdasarkan kategori seperti alat tulis, perlengkapan mandi, makanan, dan buah-buahan.
Hasilnya menunjukkan bahwa daftar yang terstruktur lebih mudah diingat dibandingkan daftar acak. Pengelompokan informasi membantu otak membangun pola dan relasi antarkonsep, sehingga proses penyimpanan dan pemanggilan kembali informasi menjadi lebih efektif.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBSI memperoleh pemahaman bahwa transformasi pembelajaran di era digital tidak hanya bertumpu pada penggunaan teknologi, tetapi juga pada penerapan strategi pedagogis berbasis riset kognitif. Pendekatan ini mendorong pembelajaran yang lebih terarah, berpusat pada peserta didik, serta dirancang secara sistematis untuk meningkatkan kualitas hasil belajar.
Forum akademik ini sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa sebagai calon pendidik yang mampu merancang pembelajaran adaptif, berbasis bukti, dan selaras dengan perkembangan ilmu pendidikan kontemporer.
#PBSI_Bermartabat_Berkhidmat
#PBSI Prodi SDGs